AION 2 Tembus Hampir 400 Ribu Pemain Bersamaan di Steam, Monetisasi Jadi Sorotan

PulangnPlay — MMORPG terbaru dari NC, AION 2, mencatat pencapaian besar saat peluncuran globalnya. Game free-to-play tersebut berhasil meraih puncak hampir 400 ribu pemain bersamaan di Steam pada 5 Oktober 2026. Namun, di balik tingginya antusiasme pemain, sistem monetisasi yang diterapkan justru menjadi salah satu sumber perdebatan di komunitas.
Berdasarkan data SteamDB yang dikutip sejumlah media, AION 2 mencatat rekor 397.905 pemain bersamaan di Steam. Angka tersebut menunjukkan besarnya minat terhadap MMORPG yang mengusung dunia fantasi Atreia, pertempuran antarfaksi, serta eksplorasi dan pertarungan udara. Sumber: AION Strategies
NC juga mengonfirmasi bahwa AION 2 melampaui 400 ribu pemain bersamaan saat memulai layanan globalnya pada 5 Oktober. Perusahaan merilis game ini melalui Steam dan platform PC miliknya, PURPLE. Karena itu, angka dari Steam saja tidak mewakili keseluruhan pemain di semua platform. Sumber: NC
Popularitas Tinggi, tetapi Ulasan Pemain Terbelah
Meski berhasil menarik ratusan ribu pemain, sambutan terhadap AION 2 tidak sepenuhnya positif. Hal ini terlihat dari ulasan pengguna Steam yang memperlihatkan respons beragam terhadap pengalaman bermain yang ditawarkan.
Pada saat pengecekan, ulasan berbahasa Inggris di Steam berstatus Mixed, dengan sekitar 54% ulasan positif dari lebih dari 14 ribu ulasan. Angka tersebut dapat berubah seiring masuknya ulasan baru. Sumber: halaman AION 2 di Steam
Salah satu isu yang banyak dibicarakan adalah model monetisasi. Sebagian pemain mempertanyakan seberapa besar pengaruh pembelian dalam game terhadap perkembangan karakter, akses ekonomi antarpemain, dan pengalaman bermain dalam jangka panjang.
Sistem Monetisasi AION 2 Jadi Perdebatan
AION 2 menggunakan model free-to-play, sehingga pemain dapat mengakses game tanpa membeli salinan permainan. Namun, model tersebut tetap disertai berbagai sistem berbayar, termasuk keanggotaan premium dan mata uang dalam game.
Salah satu hal yang disoroti pemain adalah Special Quai Membership, yang menurut ulasan komunitas membuka akses ke sejumlah fungsi pasar dan pertukaran mata uang. Sistem ini menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa bebas pemain yang tidak berlangganan dapat berpartisipasi dalam ekonomi permainan. Sumber: ulasan komunitas Steam
Bagi sebagian penggemar MMORPG, akses ke pasar merupakan bagian penting dari pengalaman bermain. Fitur tersebut dapat memengaruhi cara pemain memperoleh perlengkapan, menjual hasil permainan, serta mengembangkan karakter tanpa harus mengandalkan pembelian langsung.
Meski demikian, kritik mengenai monetisasi tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh aspek AION 2 bersifat pay-to-win. Penilaian tersebut bergantung pada bagaimana sistem berbayar memengaruhi progres, persaingan, dan keseimbangan permainan dalam praktiknya.
Tantangan NC Setelah Peluncuran Global
Pencapaian hampir 400 ribu pemain bersamaan menjadi awal yang kuat bagi AION 2. Namun, jumlah pemain saat peluncuran bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan sebuah MMORPG.
Dalam genre ini, kemampuan pengembang mempertahankan pemain biasanya sama pentingnya dengan menarik pengguna baru. Kualitas pembaruan, keseimbangan gameplay, kondisi server, serta kebijakan monetisasi dapat menentukan apakah pemain akan bertahan setelah rasa penasaran pada masa peluncuran mereda.
Bagi NC, tantangannya kini bukan hanya mempertahankan perhatian terhadap AION 2, tetapi juga membangun kepercayaan komunitas terhadap sistem permainan dan model bisnisnya.
AION 2 telah membuktikan bahwa masih ada minat besar terhadap MMORPG berskala luas. Namun, apakah game ini mampu mempertahankan momentum tersebut akan bergantung pada respons pengembang terhadap masukan pemain dan pengalaman yang ditawarkan dalam jangka panjang.
Komentar (0)
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama untuk membagikan pendapat atau tanggapan Anda mengenai artikel ini!